Kalau Anda punya keinginan untuk membuat suasana rumah menjadi bergaya vintage, ternyata caranya mudah dan tidak rumit. Namun, sudah tahukah Anda apa sih sebenarnya arti kata vintage? Simak dulu apa arti dari kata vintage menurut beberapa tokoh ini.
Menurut Luthfi Hasan, desainer interior pendiri label Jakarta Vintage 2012 dan penggemar koleksi furniture vintage, sesuatu disebut vintage apabila benda tersebut telah melewati beberapa waktu dan berumur 100 tahun lebih tua dari sekarang (1900-1970).
Menurut Emily Chalmer, seorang interior designer and stylist yang berasal dari New York dan pemilik butik Caravan Style, dalam vintage style orang banyak bernostalgia mengenang sesuatu hal yang berkaitan dengan tahun 1900-1980 sehingga mengesankan hal yang kuno.
Menurut Katherine Sorrell, seorang penulis dan editor majalah mengenai home design, vintage merupakan gaya yang berada pada tahun 1800-2000 yaitu Edwardian, Georgian, Victorian, ArtDeco, 1950s, 1960s, 1970s, Contemporer, dengan perpaduan EnglishCountry, AmericanShaker, Scandivanian, dan Ethnic.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan, vintage merupakan sesuatu yang kuno yang berada 100 tahun lebih tua dari sekarang, (1900-2000) sehingga orang dapat merasakan suasana nostalgia ketika melihatnya.
Periode gaya vintage dimulai sekitar gaya Victorian, Art and Craft, Art Noveau, Edwardian, American Beaux Arts, Art Deco, De Stijl, Bauhaus, Modern, Industrial Design, International Style, Mid-Twentieth Century, Beyond Modern, Space Age, Pop Movement, Hi-tech, dan Postmodern.
sumber: arsitag.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar